Sekarang ini sudah banyak terjadi pencemaran lingkungan, lingkungan sekitar kita sudah tidak senyaman dulu, semakin hari semakin memburuk dan bertambah parah saja, karena banyak orang yang belum menyadari dan merasakan akibat dari pencemaran lingkungan itu sehingga kebanyakan dari mereka yang tidak peduli dan acuh tak acuh saja terhadap masalah ini, padahal dampak dari pencemaran lingkungan itu sangat besar dan merugikan semua orang.
Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Pencemaran lingkungan itu ada berbagai macam, yaitu : pencemaran udara, pencemaran air dan pencemaran tanah.
Pencemaran lingkungan yang paling menonjol adalah pencemaran udara. Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2 hasil pembakaran, SO, SO2, CFC, CO, dan asap rokok.
Sekarang kadar CO2 di udara semakin meningkat. Karbon dioksida itu berasal dari pabrik, mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi), juga dari mobil, kapal, pesawat terbang, dan pembakaran kayu. Meningkatnya kadar CO2 di udara tidak segera diubah menjadi oksigen oleh tumbuhan karena banyak hutan di Indonesia dan di seluruh dunia yang ditebang. Dan hal itu dapat mengakibatkan efek rumah kaca.
Pencemaran udara yang berbahaya lainnya adalah gas khloro fluoro karbon (CFC). Gas CFC digunakan sebagai gas pengembang, karena tidak beraksi, tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berbahaya. Gas ini dapat digunakan misalnya untuk mengembangkan busa (busa kursi), untuk AC (freon), pendingin pada lemari es, dan penyemprot rambut (hair spray). Gas CFC yang membumbung tinggi dapat mencapai stratosfer yang terdapat lapisan gas ozon (O3). Lapisan ozon ini merupakan pelindung bumi dari pengaruh cahaya ultraviolet. Kalau tidak ada lapisan ozon, radiasi cahaya ultraviolet mencapai permukaan bumi, menyebabkan kematian organisme, tumbuhan menjadi kerdil, menimbulkan mutasi genetik, menyebebkan kanker kulit atau kanker retina mata. Jika gas CFC mencapai ozon, akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon, sehingga lapisan ozon tersebut “berlubang” yang disebut sebagai “lubang ozon” . Dan menurut pengamatan melalui pesawat luar angkasa, lubang ozon di kutub Selatan semakin lebar. Saat ini luasnya telah melebihi tiga kali luas benua Eropa. Karena itu penggunaan AC harus dibatasi.
Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kedalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna. Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya, pencemaran air dapat disebabkan oleh Limbah Pertanian dan Limbah Rumah Tangga.
Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik. Insektisida dapat mematikan biota sungai. Jika biota sungai tidak mati kemudian dimakan hewan atau manusia orang yang memakannya akan keracunan. Untuk mencegahnya, upayakan agar memilih insektisida yang berspektrum sempit (khusus membunuh hewan sasaran) serta bersifat biodegradabel (dapat terurai oleh mikroba) dan melakukan penyemprotan sesuai dengan aturan. Jangan membuang sisa obet ke sungai. Sedangkan pupuk organik yang larut dalam air dapat menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). Karena air kaya nutrisi, ganggang dan tumbuhan air tumbuh subur (blooming). Hal yang demikian akan mengancam kelestarian bendungan. Bendungan akan cepat dangkal dan biota air akan mati karenanya.
Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber pencemaran air. Dari limbah rumah tangga cair dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemek, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran sungai. Adapula bahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampah bertimbun, menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. Bahan pencemar lain dari limbah rumah tangga adalah pencemar biologis berupa bibit penyakit, bakteri, dan jamur.
Bahan organik yang larut dalam air akan mengalami penguraian dan pembusukan. Akibatnya kadar oksigen dalam air turun drastis sehingga biota air akan mati. Jika pencemaran bahan organik meningkat, kita dapat menemui cacing Tubifex berwarna kemerahan bergerombol. Cacing ini merupakan petunjuk biologis (bioindikator) parahnya pencemaran oleh bahan organik dari limbah pemukiman. Dikota-kota, air got berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau yang menyengat. Didalam air got yang demikian, tidak ada organisme hidup kecuali bakteri dan jamur. Dibandingkan dengan limbah industri, limbah rumah tangga di daerah perkotaan di Indonesia mencapai 60% dari seluruh limbah yang ada.
Sedangkan Pencemaran tanah banyak diakibatkan oleh sampah-sampah rumah tangga, pasar, industri, kegiatan pertanian, dan peternakan. Sampah dapat dihancurkan oleh jasad-jasad renik menjadi mineral, gas, dan air, sehingga terbentuklah humus. Sampah organik itu misalnya dedaunan, jaringan hewan, kertas, dan kulit. Sampah-sampah tersebut tergolong sampah yang mudah terurai. Sedangkan sampah anorganik seperti besi, alumunium, kaca, dan bahan sintetik seperti plastik, sulit atau tidak dapat diuraikan. Bahan pencemar itu akan tetap utuh hingga 300 tahun yang akan datang. Bungkus plastik yang kita buang ke lingkungan akan tetap ada dan mungkin akan ditemukan oleh anak cucu kita setelah ratusan tahun kemudian.
Sebaiknya, sampah yang akan dibuang dipisahkan menjadi dua wadah. Pertama adalah sampah yang terurai (organik), dan dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah atau dapat dijadikan kompos sehingga dapat dijual untuk pupuk. Proses ini merupakan proses pendaurulangan (recycle). Kedua adalah sampah yang tak terurai, dapat dimanfaatkan ulang (penggunaulangan = reuse). Misalnya, kaleng bekas kue digunakan lagi untuk wadah makanan, botol selai bekas digunakan untuk tempat bumbu, botol bekas sirup digunakan untuk menyimpan air minum, kardus bekas susu atau makanan bisa dijadikan kerajinan seperti tempat pensil, kertas dan koran bekas bisa didaurulang menjadi kertas daur ulang sehingga bisa digunakan kembali.
Karena kegiatan manusia, pencermaran lingkungan pasti terjadi. Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi pencemaran, mengendalikan pencemaran, dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar tidak mencemari lingkungan.
Salah satu cara untuk menanggulangi masalah pencemaran lingkungan adalah sebagai berikut :
1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman penduduk.
2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkunganatau ekosistem.
3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
4. Memperluas gerakan penghijauan seperti “ Gerakan Menanam 1000 Pohon”.
5. Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan agar mereka jera dan tidak mengulanginya lagi.
6. Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup misalnya melalui penyuluhan sehingga manusia lebih mencintai lingkungan hidupnya.
Saya sangat ingin pencemaran lingkungan di Indonesia tidak semakin parah, tapi memang sulit sekali menumbuhkan kesadaran semua masyarakat untuk mencegah pencemaran lingkungan, tidak semua masyarakat peduli akan hal ini, padahal jika masalah ini tidak cepat di tanggulangi dampaknya akan lebih besar lagi pada kelangsungan hidup kita sendiri. Contoh kecilnya, masih banyak yang acuh dan merasa tidak bersalah dan tidak merasa mencemari lingkungan jika hanya membuang bungkus permen di jalanan, sebagian orang merasa membuang sampah sembarangan bukan masalah atau dosa yang besar, mereka tidak menyadari jika hal itu adalah salah satu bentuk pencemaran lingkungan, lingkungan tidak lagi terlihat nyaman, bersih dan indah jika terdapat sampah-sampah yang berserakan. Tetapi hal seperti itu sekarang sudah tidak aneh dan tidak jarang kita temui bukan, nah maka dari itu perlu ditumbuhkan kesadaran pada hati dan diri masyarakat indonesia.
Dan Resolusi Go Green saya yaitu saya ingin melakukan green action melalui Gerakan Peduli Lingkungan Dengan 3M. Maksud dari gerakan peduli lingkungan dengan 3M itu adalah saya ingin mencegah pencemaran lingkungan dengan Mulai dari diri sendiri yaitu jangan hanya banyak bicara bahwa kita peduli akan lingkungan tapi lebih baik kita menunjukannya dengan melakukan banyak perbuatan yang nyata yang menunjukan kita benar-benar peduli terhadap lingkungan (Talk Less Do More) dan sebelum kita mengajak orang lain untuk peduli lingkungan, lebih dulu kita harus memulainya dengan diri sendiri, tunjukan pada orang lain kalau kita peduli akan lingkungan dan tidak ingin lingkungan kita tercemar, dan itu juga secara tidak langsung bisa mempengaruhi orang lain di sekitar kita untuk ikut peduli juga terhadap lingkungan.
Setelah menumbuhkan kesadaran dan kepedulian akan lingkungan pada diri sendiri, selanjutnya yaitu gerakan peduli lingkungan dengan Mulai dari hal yang terkecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, seperti setelah mengkonsumsi makanan atau minuman kemasan sampahnya buang ke tempat sampah terdekat jangan di buang di sembarang tempat, jika kebetulan tidak ada tempat sampah, lebih baik sampah itu kita masukan saku atau tas dulu dan setelah nanti menemukan tempat sampah barulah sampah tersebut dibuang, kedengarannya itu memang sepele, tapi jika di lakukan terus menerus dan bahkan bisa membuat orang lain melakukan hal seperti itu juga dampaknya akan sangat baik, tidak akan ada lagi sampah yang berserakan dimana-mana, banjir pun akan jarang terjadi apabila kita tidak membuang sampah ke got dan sungai, tetapi buanglah sampah pada tempat yang di sediakan dan petugas sampah daerah tersebut akan mengangkutnya ke TPS atau TPA, maka lingkungan pun pasti akan terlihat lebih indah, nyaman dan bersih. Jika kita hendak pergi ke tempat yang tidak begitu jauh lebih baik kita bersepeda atau berjalan kaki, hal ini berpengaruh dalam mengurangi penipisan ozon akibat pembuangan gas kendaraan bermotor, selain itu berjalan kaki dan bersepeda baik untuk kesehatan dan mengurangi resiko obesitas. Selain itu, sekarang saatnya untuk Leave the bottle water, jadi setiap bepergian ke sekolah, ke tempat kuliah atau ke kantor, lebih baik kita membawa botol minum sendiri dari rumah, yang terbuat dari bahan alumunium untuk mengurangi pemakaian botol-botol plastik seperti yang sering dijual di warung atau supermarket, selain hemat uang, kita juga mengurangi sampah plastik yang butuh waktu ratusan tahun untuk bisa terurai. Kita juga bisa melakukan Repurposing yaitu menggunakan atau memperbaharui kembali alat atau bahan yang sudah tidak terpakai menjadi sebuah alat baru, bagus kan daripada nambahin sampah dunia. Kita juga pasti sudah lama mengenal istilah reuse (penggunaulangan), reduce (pengurangan bahan/ penghematan) dan repair (pemeliharaan). Di negara lain, slogan-slogan reuse, reduce, dan repair, banyak diedarkan ke masyarakat dan sekarang sudah saatnya kita melakukan hal itu, percuma kita mengetahui isitilah itu jika tidak melakukannya. Kita juga bisa mengganti pemakaian tissue untuk mengelap keringat dengan sapu tangan atau handuk kecil, menghemat pemakaian kertas atau memakai kertas daurulang, itu bisa mengurangi penebangan pohon di hutan untuk pembuatan tissue dan kertas. Kita juga bisa mengganti pemakaian AC oleh kipas angin, itu bisa mengurangi pencemaran udara oleh gas CFC. Dan masih banyak lagi berbagai kegiatan kecil yang bisa kita lakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan semakin meningkat. Ada pula kegiatan yang cukup besar atau membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukannya yaitu salah satunya, melakukan penanaman pohon sebagai paru-paru dunia, misalnya gerakan penanaman 100 pohon di sekolah dengan persetujuan pihak sekolah atau di lingkungan rumah kita dengan persetujuan RT/RW setempat. Kita juga bisa membentuk Green Community (salah satu rencana saya kedepan) yaitu komunitas yang peduli akan lingkungan dan kegiatannya adalah melakukan Green Action dan mengajarkan atau memberitahukan pentingnya mencegah pencemaran lingkungan kepada masyarakat luas.
Dan yang terakhir dan terpenting adalah semua hasrat dan keinginan kita untuk mencegah pencemaran lingkungan harus dilakukan Mulai saat ini juga sebelum semuanya terlambat, sebelum semuanya bertambah parah, dan sebelum kita pergi meninggalkan dunia ini untuk selamanya. Karena niat baik itu tidak boleh ditunda-tunda tapi harus segera dilaksanakan.
Jadi, 3M itu adalah melakukan gerakan peduli lingkungan Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal yang terkecil dan Mulai saat ini juga. Jika semua masyarakat Indonesia melakukan hal itu, sudah pasti masalah pencemaran lingkungan di Indonesia tidak akan semakin memburuk, jadi ayo mulai sekarang kita tumbuhkan pada diri kita bahwa lingkungan atau alam sekitar adalah tempat tinggal kita yang diberikan oleh Tuhan dan harus kita jaga dan lestarikan demi kelangsungan hidup kita dan anak cucu kita kelak. Mulai sekarang kita harus berbenah diri jangan bertindak egois atau semau sendiri, kita harus memikirkan setiap perbuatan yang akan kita lakukan terhadap lingkungan apakah menimbulkan pencemaran atau mengganggu lingkungan tidak, karena dampak pencemaran lingkungan bisa dirasakan oleh semua orang dan merugikan orang lain juga walaupun yang menyebabkan pencemaran lingkungan itu terjadi hanya beberapa orang misalnya. Jadi, ayo kita sama-sama melakukan Gerakan Peduli Lingkungan Dengan 3M. Cintai dan lestarikan alam sekitarmu mulai sekarang. Jangan tunggu nanti, lakukanlah sekarang selagi ada kesempatan, karena jika terlambat, kita baru akan merasa sangat menyesal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar