Topik : Semakin Parahnya Banjir di Jakarta
1. Penyebab Banjir di Jakarta
1.1 Curah Hujan
1.2 Saluran Drainase
1.3 Daerah Aliran Sungai
1.4 Berkurangnya Wilayah Resapan Air
1.5 Kurangnya Kesadaran Masyarakat
2. Daerah Rawan Banjir di Jakarta
2.1 Jakarta Pusat
2.2 Jakarta Barat
2.3 Jakarta Timur
2.4 Jakarta Utara
2.5 Jakarta Selatan
3. Cara Mengatasi Banjir di Jakarta
3.1 Upaya Pemerintah
3.2 Upaya Masyarakat
4. Kesimpulan
Semakin Parahnya Banjir di Jakarta
1. Penyebab Banjir di Jakarta
1.1 Curah Hujan
Musim hujan yang berkepanjangan mengakibatkan curah hujan meningkat dan membuat air sungai Ciliwung meluap dan membanjiri Jakarta.
Musim hujan yang berkepanjangan mengakibatkan curah hujan meningkat dan membuat air sungai Ciliwung meluap dan membanjiri Jakarta.
1.2 Saluran Drainase
Drainase adalah lengkungan atau saluran air di permukaan atau di bawah tanah, baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia. Saluran drainase berfungsi untuk mengatur suplai air dan pencegah banjir. Tetapi akibat kebiasaan masyarakat yang seenaknya membuang sampah sembarangan ke sungai, saluran drainase tidak bisa berfungsi dengan baik.
Drainase adalah lengkungan atau saluran air di permukaan atau di bawah tanah, baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia. Saluran drainase berfungsi untuk mengatur suplai air dan pencegah banjir. Tetapi akibat kebiasaan masyarakat yang seenaknya membuang sampah sembarangan ke sungai, saluran drainase tidak bisa berfungsi dengan baik.
1.3 Berkurangnya Wilayah Resapan Air
Wilayah resapan air di sekitar sungai kini tidak lagi dapat menyerap air secara maksimal karena lahan yang harusnya ditanami pohon malah dijadikan pemukiman.
1.4 Kurangnya Kesadaran Masyarakat
Masyarakat kurang peduli pada lingkungan, banyak yang buang sampah sembarangan ke sungai, banyak yang menebang pohon di wilayah resapan air dan menjadikannya pemukiman.
2. Daerah Rawan Banjir di Jakarta
2.1 Jakarta Pusat
- Cempaka Putih
- Gambir
- Kemayoran
- Menteng
- Sawah Besar
- Senen
- Tanah Abang
2.2 Jakarta Barat
- Cengkareng
- Grogol Petamburan
- Kalideres
- Kebon Jeruk
- Taman Sari
2.3 Jakarta Timur
- Cakung
- Cipayung
- Ciracas
- Jatinegara
- Kramat Jati
- Makasar
- Pulo Gadung
2.4 Jakarta Utara
- Cilincing
- Kelapa Gading
- Koja
- Pademangan
- Penjaringan
- Tanjung Priok
2.5 Jakarta Selatan
- Cilandak
- Kebayoran Baru
- Mampang Prapatan
- Pancoran
- Pasar Minggu
- Tebet
- Pesanggrahan
3. Cara Mengatasi Banjir di Jakarta
3.1 Upaya Pemerintah
Pemerintah harus segera melakukan tindakan untuk mengatasi banjir yang kini terjadi di Jakarta dan mencegah terjadi lagi di waktu yang akan datang, upaya yang harus dilakukan antara lain memperbaiki tanggul yang rusak, meningkatkan kapasitas drainase, membuat bendungan-bendungan penahan air, memperbaiki wilayah resapan air dan pemerintah harus lebih tegas lagi dalam menegakan hukum perlindungan lingkungan agar masyarakat mau menaati.
3.2 Upaya Masyarakat
Kita sebagai masyarakat Jakarta sudah saatnya harus sadar dan peduli akan lingkungan, jangan lagi menjadikan sungai sebagai tempat sampah, menebangi pohon seenaknya, jangan membuat pemukiman atau mendirikan tempat tinggal di daerah dekat sungai karena hal itu dapat menimbulkan banjir pada saat musim hujan tiba.
4. Kesimpulan
Banjir adalah masalah besar yang sulit untuk ditangani pemerintah dengan cepat, pemerintah butuh bantuan dari masyarakat untuk mengatasi dan mencegah banjir, masyarakat sudah seharusnya ikut bekerjasama dalam mencegah terjadinya banjir, karena banjir datang itu salah satunya akibat ulah masyarakat yang tidak peduli terhadap lingkungan.
Sumber :
http://metro.news.viva.co.id/news/read/260841-62-lokasi-di-jakarta-berpotensi-banjir-besar
http://id.wikipedia.org/wiki/Drainase